Bahaya Penyakit Kelamin Yang Harus Di ketahui Oleh Masyarakat - yatsugatake-web.com

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS

Bahaya Penyakit Kelamin Yang Harus Di ketahui Oleh Masyarakat

Dalam kebanyakan kasus, penyakit kelamin akan menunjukkan tanda-tanda infeksi. Tapi, ada beberapa penyakit kelamin yang dikenal sebagai asimptomatik, yang berarti Anda tidak akan pernah tahu Anda memiliki penyakit tersebut sampai infeksi sudah menyebar atau menyebabkan efek samping lainnya. Dengan kata lain, penyakit ini tidak menunjukkan gejala.
Sebenarnya, penyakit kelamin asimptomatik lebih umum daripada yang Anda duga. Seseorang bisa, dan sering, terinfeksi penyakit kelamin selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Selama waktu itu, jika mereka tidak hati-hati, mereka bisa menularkan penyakit mereka ke beberapa atau semua pasangan seks mereka. Itulah mengapa beberapa ilmuwan menyebut penyakit kelamin sebagai “epidemi tersembunyi.”
1. Trikomoniasis
Banyak orang yang memiliki tikomoniasis tidak mengetahui kalau mereka sakit. Infeksi ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang memiliki kemampuan untuk menempelkan dirinya sendiri ke sel-sel tubuh manusia dan bisa menyebabkan degradasi sel lebih lanjut.
Yang menarik tentang penyakit menular seksual ini, tidak semua orang yang memilikinya menunjukkan gejala. Artinya, seseorang dapat hidup bersama parasit ini dalam tubuhnya selama bertahun-tahun bahkan tanpa mengetahui bahwa ia sakit. Meskipun begitu, wanita akan lebih mungkin untuk mengembangkan gejala trikomoniasis daripada laki-laki. Kebanyakan pria tidak menunjukkan gejala, dan sebagian besar hanya mengetahui mereka memiliki trikomoniasis ketika pasangan seksual mereka konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.
Kalau ada gejala, yang mungkin timbul termasuk iritasi pada penis, sensasi panas setelah ejakulasi dan buang air kecil, dan keluarnya cairan dari penis. Sementara untuk wanita, gejala termasuk keputihan berbau busuk.
2. Infectious mononucleosis
Infectious mononucleosis, dikenal sebagai mono, adalah infeksi virus yang diakibatkan oleh EBV (Epstein-Barr Virus). Infeksi ini dapat menyebar dari satu orang ke yang lainnya terutama melalui pertukaran air liur.
Kebanyakan kasus mono adalah asimptomatik dan, karena itu, menunjukkan sangat sedikit gejala (jika ada). Hampir semua laporan kasus mono menunjukkan gejala lelah dan lesu (tidak enak badan) berkepanjangan, yang disertai dengan demam ringan dan panas dingin (walaupun relatif jarang). Gejala mono yang tampak ‘sepele’ ini membuatnya sangat mudah untuk mendapatkan diagnosis keliru sebagai kodisi medis lain yang kurang serius.
3. Infeksi parasit usus
Infeksi parasit usus adalah jenis penyakit kelamin yang ditularkan melalui materi fekal. Materi fekal adalah apa yang tersisa dari makanan yang kita makan (feses) dan ketika terkontaminasi oleh parasit usus, dapat membawa miliaran partikel menular yang dapat dengan mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain. Salah satunya adalah E. histolytica, parasit penyebab Amebiasis.
E. histolytica sering ditemukan dalam feses dari pria homoseksual dan merupakan parasit usus paling umum terlihat di komunitas gay di seluruh dunia. Perilaku seksual seperti seks anal atau seks oral setelah seks anal dapat menyebabkan infeksi ini.
Banyak pasien dengan E. histolytica adalah asomptomatik. Orang-orang yang memiliki parasit ini dalam ususnya mungkin tidak menunjukkan gejala apapun, tetapi mereka dapat menularkan parasit pada pasangan seksual mereka yang akan mulai merasa mual, sakit perut, diare, kram perut, penurunan berat badan, dan muntah-muntah. Masa inkubasi parasit berkisar dari harian hingga bulanan, namun rata-rata 2-4 minggu sampai gejala muncul.
4. Molluscum Contagiosum
Moluskum kontagiosum (Molluscum contagiosum) adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus, dan dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seks atau melalui cara non-seksual, seperti kontak antar kulit yang sangat intim. Moluskum kontagiosum biasanya tanpa gejala. Namun, lesi yang terjadi mungkin bertekstur lunak atau gatal. Umumnya, pasien tidak menunjukkan gejala sistemik, seperti demam, mual, atau tidak enak badan.
Penyakit kelamin ini sangat umum di antara orang yang aktif secara seksual, dengan dokter mendeteksi ratusan ribu infeksi baru setiap tahun. Berbagi handuk dan pakaian juga dapat menyebabkan seseorang terinfeksi dengan virus ini.
Orang bisa hidup tanpa mengetahui bahwa mereka memiliki moluskum kontagiosum meskipun individu yang terinfeksi dapat memiliki pertumbuhan kutil — seperti di daerah genital. Kontak dengan kutil ini kemungkinan besar akan mengarah pada transmisi penyakit, yang berarti bahwa kondom akan memiliki sangat sedikit pengaruh dalam pencegahan penyebarannya.
5. HPV
Human papilloma virus (HPV) adalah infeksi menular seksual yang paling umum, dan salah satu dari penyakit kelamin yang tidak selalu dapat dicegah oleh pemakaian kondom. Anda bisa membawa dan menularkannya pada orang lain dan tidak menunjukkan tanda-tanda fisik. Hal ini disebabkan oleh beberapa strain yang dapat menyebabkan kutil kelamin, tetapi banyak juga yang tidak.
Jika Anda berusia di bawah 30, HPV tidak akan menjadi bagian dari pengujian penyakit kelamin rutin Anda, karena begitu umum dan sering hilang setelah beberapa waktu (karena tidak ada pengobatan untuk itu). Jika Anda lebih dari 30, pengujian rutin dianjurkan bersama dengan pap smear. Sementara sangat mungkin untuk Anda dapat memiliki virus dan tidak menunjukkan dampak apapun, namun beberapa jenis virus HPV dapat menyebabkan kanker serviks — yang menjadikannya alasan mengapa menjalankan pap smear rutin adalah ide yang cemerlang.
6. Klamidia
Klamidia adalah salah satu penyakit kelamin yang paling umum terjadi pada wanita di bawah 25. Ini juga dikenal sebagai infeksi “diam-diam”, karena kebanyakan orang tidak akan pernah mengalami gejala.
Keputihan abnormal atau sensasi panas saat buang air kecil dapat terjadi beberapa minggu setelah berhubungan seks dengan pasangan yang terinfeksi. Tapi pada saat itu, infeksi mungkin telah terakumulasi untuk sementara waktu dan bergerak naik saluran kemih dan ke dalam tubuh.
Sangat mudah untuk mengganggap gejala-gejala ini adalah ciri infeksi jamur atau bacterial vaginosis, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan jika Anda menyadari adanya perubahan cairan, nyeri, atau sensasi panas. Perdarahan antara siklus menstruasi, nyeri di punggung bawah dan perut, dan rasa sakit saat berhubungan seks juga merupakan gejala potensial.
Untuk pria, klamidia jarang berkembang menjadi kondisi yang lebih parah, namun setelah itu berarti mereka dapat menularkannya kepada pasangannya. Bagi wanita, konsekuensi dari klamidia akan jauh lebih serius. Jika tidak diobati, klamidia dapat menyebar ke rahim, mengakibatkan infeksi peradangan panggul (PID). Bahkan, klamidia yang tidak diobati adalah penyebab umum dari PID.
Ads Single Sample
Bahaya Penyakit Kelamin Yang Harus Di ketahui Oleh Masyarakat
Artikel "Bahaya Penyakit Kelamin Yang Harus Di ketahui Oleh Masyarakat" ditulis oleh admin update terakhir pada 23rd October 2017 Categories: Uncategorized Tags: permalinks http://yatsugatake-web.com/bahaya-penyakit-kelamin-yang-harus-di-ketahui-oleh-masyarakat.html di yatsugatake-web.com

Related Posts:

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS


2014 - yatsugatake-web.com